Newest Post
Jenis-Jenis Shot Dalam Pengambilan Gambar
Diposting oleh
Unknown
|
Selasa, 10 Februari 2015
Baca selengkapnya »
CU (Close Up)
MCU (Medium Close Up)
BCU (Big Close Up)
ECU (Extrime Close Up)
MS (Medium Shot)
TS (Total Shot)
ES (Establish Shot)
Two Shot
*Pedestal down : kamera diturunkan
*Crab right ( bergerak ke kanan)
Arc gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya
CU (Close Up)
MCU (Medium Close Up)
BCU (Big Close Up)
ECU (Extrime Close Up)
MS (Medium Shot)
TS (Total Shot)
ES (Establish Shot)
Two Shot
Subyektive Kamera
Panning
Tilting
Tracking
*Pedestal down : kamera diturunkan
*Crab right ( bergerak ke kanan)
Arc gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya
Susunan Crew Dalam Pembuatan Film
Diposting oleh
Unknown
|
Jumat, 30 Januari 2015
Baca selengkapnya »
Producer,
Orang yang memproduksi film, yaitu yang merumuskan suatu proyek film, menyusun dan memimpin tim produksi agar proyek tersebut mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Product Designer (Desainer produksi),
Tergantung kesepakatan job, dapat bertugas merancang sejumlah aspek produksi film hingga detil, misalnya hingga ke aspek marketing.
Scriptwriter (penulis naskah/skenario),
Film dibuat berdasarkan suatu naskah/skenario yang memiliki format tertentu sedemikian rupa yang dimengerti oleh kru produksi film. Skenario ini dapat berasal dari cerita novel, naskah adaptasi, maupun cerita asli. Penulis naskah lah yang melakukan pekerjaan ini.
Director (Sutradara),
Orang yang menerjemahkan bahasa tulisan dari sebuah skenario ke dalam bahasa visual hasil syuting maupun elemen visual lain. Termasuk mengarahkan adegan dan dialog para pelaku, serta mengkoordinasikan kru yang berkaitan dengan tugas utamanya tersebut.
Director of Photografy (Penata Kamera),
Orang yang membantu sutradara dalam penerjemahan “bahasa tulisan ke visual” melalui pemilihan angle dan gerakan kamera, serta pencahayaan. Dalam proyek kecil, penata kamera ini dirangkap oleh seorang kameramen yang juga mengatur peran petugas pencahayaan (lighting man).
Art Director (Penata Artistik),
Menyediakan segala properti, tempat dan lingkungan pengambilan gambar untuk tiap-tiap adegan, menyesuaikan diri dengan setting adegan yang disebutkan dalam skenario.
Make-up Artist (Penata rias),
Melakukan penataan rias untuk para pelaku adegan, termasuk penataan rambut.
Wardrobe/Costume Designer,
Merancang pakaian untuk para pelaku adegan, sesuai dengan setting cerita dalam skenario.
Music Arranger (Penata Musik),
Mendesain ilustrasi musik untuk film, dapat berasal dari ciptaan sendiri atau karya orang lain yang ditata ulang.
Editor,
Melakukan pengeditan gambar, menyusunnya menjadi cerita yang utuh sesuai skenario, dan menambah elemen-elemen lain yang diperlukan, seperti sound dan musik ilustrasi, melakukan sentuhan-sentuhan artistik lain melalui grafis sehingga tercipta mood/style film tertentu.
hehe.. ini referensi aja bagi semuanya rek :)
Product Designer (Desainer produksi),
Tergantung kesepakatan job, dapat bertugas merancang sejumlah aspek produksi film hingga detil, misalnya hingga ke aspek marketing.
Tergantung kesepakatan job, dapat bertugas merancang sejumlah aspek produksi film hingga detil, misalnya hingga ke aspek marketing.
Scriptwriter (penulis naskah/skenario),
Film dibuat berdasarkan suatu naskah/skenario yang memiliki format tertentu sedemikian rupa yang dimengerti oleh kru produksi film. Skenario ini dapat berasal dari cerita novel, naskah adaptasi, maupun cerita asli. Penulis naskah lah yang melakukan pekerjaan ini.
Film dibuat berdasarkan suatu naskah/skenario yang memiliki format tertentu sedemikian rupa yang dimengerti oleh kru produksi film. Skenario ini dapat berasal dari cerita novel, naskah adaptasi, maupun cerita asli. Penulis naskah lah yang melakukan pekerjaan ini.
Director (Sutradara),
Orang yang menerjemahkan bahasa tulisan dari sebuah skenario ke dalam bahasa visual hasil syuting maupun elemen visual lain. Termasuk mengarahkan adegan dan dialog para pelaku, serta mengkoordinasikan kru yang berkaitan dengan tugas utamanya tersebut.
Orang yang menerjemahkan bahasa tulisan dari sebuah skenario ke dalam bahasa visual hasil syuting maupun elemen visual lain. Termasuk mengarahkan adegan dan dialog para pelaku, serta mengkoordinasikan kru yang berkaitan dengan tugas utamanya tersebut.
Director of Photografy (Penata Kamera),
Orang yang membantu sutradara dalam penerjemahan “bahasa tulisan ke visual” melalui pemilihan angle dan gerakan kamera, serta pencahayaan. Dalam proyek kecil, penata kamera ini dirangkap oleh seorang kameramen yang juga mengatur peran petugas pencahayaan (lighting man).
Orang yang membantu sutradara dalam penerjemahan “bahasa tulisan ke visual” melalui pemilihan angle dan gerakan kamera, serta pencahayaan. Dalam proyek kecil, penata kamera ini dirangkap oleh seorang kameramen yang juga mengatur peran petugas pencahayaan (lighting man).
Art Director (Penata Artistik),
Menyediakan segala properti, tempat dan lingkungan pengambilan gambar untuk tiap-tiap adegan, menyesuaikan diri dengan setting adegan yang disebutkan dalam skenario.
Menyediakan segala properti, tempat dan lingkungan pengambilan gambar untuk tiap-tiap adegan, menyesuaikan diri dengan setting adegan yang disebutkan dalam skenario.
Make-up Artist (Penata rias),
Melakukan penataan rias untuk para pelaku adegan, termasuk penataan rambut.
Melakukan penataan rias untuk para pelaku adegan, termasuk penataan rambut.
Wardrobe/Costume Designer,
Merancang pakaian untuk para pelaku adegan, sesuai dengan setting cerita dalam skenario.
Merancang pakaian untuk para pelaku adegan, sesuai dengan setting cerita dalam skenario.
Music Arranger (Penata Musik),
Mendesain ilustrasi musik untuk film, dapat berasal dari ciptaan sendiri atau karya orang lain yang ditata ulang.
Mendesain ilustrasi musik untuk film, dapat berasal dari ciptaan sendiri atau karya orang lain yang ditata ulang.
Editor,
Melakukan pengeditan gambar, menyusunnya menjadi cerita yang utuh sesuai skenario, dan menambah elemen-elemen lain yang diperlukan, seperti sound dan musik ilustrasi, melakukan sentuhan-sentuhan artistik lain melalui grafis sehingga tercipta mood/style film tertentu.
Melakukan pengeditan gambar, menyusunnya menjadi cerita yang utuh sesuai skenario, dan menambah elemen-elemen lain yang diperlukan, seperti sound dan musik ilustrasi, melakukan sentuhan-sentuhan artistik lain melalui grafis sehingga tercipta mood/style film tertentu.
hehe.. ini referensi aja bagi semuanya rek :)
Pengertian & Makna Wawasan Kebangsaan
Diposting oleh
Unknown
|
Selasa, 02 Desember 2014
Baca selengkapnya »
c) Makna Wawasan Kebangsaan
Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-c) Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia;
(5). NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju.
d) Nilai Dasar Wawasan Kebangsaan
Nilai Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu:
(1). Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;
(2). Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merkeka, dan besatu;
(3). Cinta akan tanah air dan bangsa;
(4). Demokrasi atau kedaulatan rakyat;
(5). Kesetiakawanan sosial;
(6). Masyarakat adil-makmur.
Pengertian & Makna Wawasan Kebangsaan
Wawasan kebangsaan
lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk
penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang.
Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak
membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi
lain kaum colonial terus menggunakan politik “devide et impera”. Kendati demikian,
catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita
tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam
usaha mengusir penjajah dari Nusantara.
Dalam perkembangan
berikutnya, muncul kesadaran bahwa perjuangan yang bersifat nasional, yakni
perjuangan yang berlandaskan persatuan dan kesatuan dari seluruh bangsa
Indonesia akan mempunyai kekuatan yang nyata.
Kesadaran tersebut
kemudian mendapatkan bentuk dengan lahirnya pergerakan Budi Utomo pada tanggal
20 Mei 1908 yang merupakan tonggak awal sejarah perjuangan bangsa yang bersifat
nasional itu, yang kemudian disusul dengan lahirnya gerakan-gerakan kebangsaan
di bidang politik, ekonomi/perdagangan, pendidikan, kesenian, pers dan
kewanitaan.
Tekad perjuangan itu
lebih tegas lagi dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dengan ikrar “Satu Nusa,
Satu Bangsa, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia”.
Wawasan kebangsaan
tersebut kemudian mencapai satu tonggak sejarah, bersatu padu memproklamasikan
kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Dalam perjalanan
sejarah itu telah timbul pula gagasan, sikap, dan tekad yang bersumber dari
nilai-nilai budaya bangsa serta disemangati oleh cita-cita moral rakyat yang
luhur. Sikap dan tekad itu adalah pengejawantahan dari satu Wawasan Kebangsaan.
a) Pengertian
Wawasan Kebangsaan
Istilah Wawasan
Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan”. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) dinyatakan bahwa secara etimologis istilah
“wawasan” berarti: (1) hasil mewawas, tinjauan, pandangan dan dapat juga
berarti (2) konsepsi cara pandang. Wawasan Kebangsaan sangat identik dengan
Wawasan Nusantara yaitu cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan
nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik,
sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan (Suhady dan Sinaga, 2006).
“Kebangsaan” berasal
dari kata “bangsa” yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) berarti
kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan
sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri. Sedangkan “kebangsaan” mengandung
arti (1) ciri-ciri yang menandai golongan bangsa, (2) perihal bangsa; mengenai
(yang bertalian dengan) bangsa, (3) kesadaran diri sebagai warga dari suatu
negara.
Dengan demikian
wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi
akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya
di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prof. Muladi, Gubernur Lemhannas
RI, meyampaikan bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia
mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah
dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa
struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial
budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
Wawasan kebangsaan
menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah,
sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai
cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. Wawasan kebangsaan menentukan
bangsa menempatkan diri dalam tata berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam
pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional. Wawasan kebangsaan
mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan
peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai
tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.
Wawasan kebangsaan
dapat juga diartikan sebagai sudut pandang/cara memandang yang mengandung
kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri
sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai
falsafah hidup bangsa dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal
(Suhady dan Sinaga, 2006).
Dengan demikian dalam
kerangka NKRI, wawasan kebangsaan adalah cara kita sebagai bangsa Indonesia di
dalam memandang diri dan lingkungannya dalam mencapai tujuan nasional yang
mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial
budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan, dengan berpedoman pada falsafah
Pancasila dan UUD 1945 atau dengan kata lain bagaimana kita memahami Wawasan
Nusantara sebagai satu kesatuan POLEKSOSBUD dan HANKAM.
b). Wawasan
Kebangsaan Indonesia
Konsep kebangsaan
merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia. Dalam kenyataannya
konsep kebangsaan itu telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang
terumus di dalam Pancasila sebagaimana terdapat dalam Alinea IV Pembukaan UUD
1945. Konsep kebangsaan itulah yang membedakan bangsa Indonesia dengan
bangsa-bangsa lain di dunia ini.
Dorongan yang
melahirkan kebangsaan kita bersumber dari perjuangan untuk mewujudkan
kemerdekaan, memulihkan martabat kita sebagai manusia. Wawasan kebangsaan
Indonesia menolak segala diskriminasi suku, ras, asal-usul, keturunan, warna
kulit, kedaerahan, golongan, agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
kedudukan maupun status sosial. Konsep kebangsaan kita bertujuan membangun dan
mengembangkan persatuan dan kesatuan.
Dalam zaman
Kebangkitan Nasional 1908 yang dipelopori oleh Budi Utomo menjadi tonggak
terjadinya proses Bhineka Tunggal Ika. Berdirinya Budi Utomo telah mendorong
terjadinya gerakan-gerakan atau organisasi-organisasi yang sangat majemuk, baik
di pandang dari tujuan maupun dasarnya.
Dengan Sumpah Pemuda,
gerakan Kebangkitan Nasional, khususnya kaum pemuda berusaha memadukan
kebhinnekaan dengan ketunggalikaan. Kemajemukan, keanekaragaman seperti suku
bangsa , adat istiadat, kebudayaan, bahasa daerah, agama dan kepercayaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa tetap ada dan dihormati.
Wawasan kebangsaan
Indonesia tidak mengenal adanya warga negara kelas satu, kelas dua, mayoritas
atau minoritas. Hal ini antara lain dibuktikan dengan tidak dipergunakannya
bahasa Jawa misalnya, sebagai bahasa nasional tetapi justru bahasa melayu yang
kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia.
Derasnya pengaruh
globalisasi, bukan mustahil akan memporak porandakan adat budaya yang menjadi
jati diri kita sebagai suatu bangsa dan akan melemahkan paham nasionalisme.
Paham nasionalisme adalah suatu paham yang menyatakan bahwa loyalitas tertinggi
terhadap masalah duniawi dari setiap warga bangsa ditunjukan kepada negara dan
bangsa.
Meskipun dalam awal
pertumbuhan nasionalisme diwarnai oleh slogan yang sangat terkenal, yaitu:
liberty, equality, fraternality, yang merupakan pangkal tolak nasionalisme yang
demokratis, namun dalam perkembangannya nasionalisme pada setiap bangsa sangat
diwarnai oleh nilai-nilai dasar yang berkembang dalam masyarakatnya
masing-masing, sehingga memberikan ciri khas bagi masing-masing bangsa.
Wawasan kebangsaan
Indonesia menjadikan bangsa yang tidak dapat mengisolasi diri dari bangsa lain
yang menjiwai semangat bangsa bahari yang terimplementasikan menjadi wawasan
nusantara bahwa wilayah laut Indonesia adalah bagian dari wilayah negara
kepulauan yang diakui dunia. Wawasan kebangsaan merupakan pandangan yang
menyatakan negara Indonesia merupakan satu kesatuan dipandang dari semua aspek
sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi
Indonesia, sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahan semua
dorongan dan rangsangan dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan
tujuan nasional yang mencakup kesatuan politik, kesatuan sosial budaya,
kesatuan ekonomi, kesatuan pertahanan keamanan (Suhady dan Sinaga, 2006).
Wawasan kebangsaan
Indonesia yang menjadi sumber perumusan kebijakan desentralisasi pemerintahan
dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah harus dapat mencegah
disintegrasi / pemecahan negara kesatuan, mencegah merongrong wibawa pemerintah
pusat, mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan
pemerintah daerah. Melalui upaya tersebut diharapkan dapat terwujud pemerintah
pusat yang bersih dan akuntabel dan pemerintah daerah yang tumbuh dan
berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah dengan
terwujudnya kesatuan ekonomi, kokohnya kesatuan politik, berkembangnya kesatuan
budaya yang memerlukan warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri
kebangsaan, netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan,
sistem pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan berwawasan kebangsaan.
Wawasan kebangsaan
Indonesia memberi peran bagi bangsa Indonesia untuk proaktif mengantisipasi
perkembangan lingkungan stratejik dengan memberi contoh bagi bangsa lain dalam
membina identitas, kemandirian dan menghadapi tantangan dari luar tanpa
konfrontasi dengan meyakinkan bangsa lain bahwa eksistensi bangsa merupakan
aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilai kemanusiaan yang beradab
(Sumitro dalam Suhady dan Sinaga, 2006).
Akhirnya, bagi bangsa
Indonesia, untuk memahami bagaimana wawasan kebangsaan perlu memahami secara
mendalam falsafah Pancasila yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya
dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada
terbentuknya karakter bangsa.
c) Makna Wawasan Kebangsaan
Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-c) Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia;
(5). NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju.
d) Nilai Dasar Wawasan Kebangsaan
Nilai Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu:
(1). Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;
(2). Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merkeka, dan besatu;
(3). Cinta akan tanah air dan bangsa;
(4). Demokrasi atau kedaulatan rakyat;
(5). Kesetiakawanan sosial;
(6). Masyarakat adil-makmur.
Pengertian PAN (Personal Area Network)
Diposting oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Personal Area Network/PAN sering disebut dengan jaringan area pribadi. Personal Area Network adalah Jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, ponsel, telepon, televise, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal ataupun perangkat komunikasi public seperti internet. Kontrol PAN dilakukan dengan authoritas pribadi. Data yang ditransmisikan oleh PAN bersifat khas dan personal karena digunakan untuk keperluan pribadi. Teknologi dan protokol yang digunakan PAN diantaranya adalah Wifi, Wireless Application Protocol (WAP),Bluetooth,Infrared,danlain-lain.
Personal Area Network hanya mampu menjangkau beberapa meter saja, tetapi juga bisa mencapai ratusan sampai ribuan kilometer apabila memanfaatkan jaringan global. PAN bisa digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi intrapersonal), atau dapat juga digunakan untuk menghubungkan ke jaringan tingkat yang lebih tinggi dan Internet (uplink). Jaringan PAN dapat kita buat dengan menggunakan teknologi jaringan nirkabel seperti Bluetooth, IrDA, Wireless.
Personal
Area Network (PAN) adalah/ Personal Area Network (PAN) yaitu/ Personal Area
Network (PAN) merupakan/ yang dimaksud Personal Area Network (PAN)/ arti
Personal Area Network (PAN)/ definisi Personal Area Network (PAN).
Personal Area Network/PAN sering disebut dengan jaringan area pribadi. Personal Area Network adalah Jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, ponsel, telepon, televise, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal ataupun perangkat komunikasi public seperti internet. Kontrol PAN dilakukan dengan authoritas pribadi. Data yang ditransmisikan oleh PAN bersifat khas dan personal karena digunakan untuk keperluan pribadi. Teknologi dan protokol yang digunakan PAN diantaranya adalah Wifi, Wireless Application Protocol (WAP),Bluetooth,Infrared,danlain-lain.
Personal Area Network hanya mampu menjangkau beberapa meter saja, tetapi juga bisa mencapai ratusan sampai ribuan kilometer apabila memanfaatkan jaringan global. PAN bisa digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi intrapersonal), atau dapat juga digunakan untuk menghubungkan ke jaringan tingkat yang lebih tinggi dan Internet (uplink). Jaringan PAN dapat kita buat dengan menggunakan teknologi jaringan nirkabel seperti Bluetooth, IrDA, Wireless.
contohnya sebagai berikut:
Pada saat mengajar dikelas saya sering melakukan remote kontrol terhadap laptop dengan memanfaatkan fasilitas Bluetooth yang tersedia di Hp dan Bluetooth di Laptop. Maka dengan terkoneksinya antara HP dengan Laptop saya dapat menjalankan serta mematikan laptop tanpa menyentuh laptop.
Pada saat mengajar dikelas saya sering melakukan remote kontrol terhadap laptop dengan memanfaatkan fasilitas Bluetooth yang tersedia di Hp dan Bluetooth di Laptop. Maka dengan terkoneksinya antara HP dengan Laptop saya dapat menjalankan serta mematikan laptop tanpa menyentuh laptop.
Fungsi
:untuk hubungan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak tidak
terlalu jauh. Biasanya Jenis jaringan yang satu ini hanya berjarak 4 sampai 6
meter saja
-
Mengubungkan perangkat-perangkat komputer
- Sebagai media komunikasi antara perangkat sendiri (Komunikasi Personal)
- Sebagai media komunikasi antara perangkat sendiri (Komunikasi Personal)
Personal
Area Network : Jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara
komputer. Implementasinya yaitu perangkat pada telepon.
1. PAN (Personal Area
Network)
Personal Area Network (PAN) adalah jaringan komputer yang
digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat (termasuk telepon dan
asisten pribadi digital) dekat dari satu orang. Perangkat mungkin atau tidak
milik orang tersebut. Jangkauan dari PAN biasanya beberapa meter. PANs dapat
digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri
(intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih
tinggi dan jaringan Internet (an uplink).Personal area jaringan kabel mungkin
dengan komputer bus seperti USB dan FireWire. A wireless personal area network
(WPAN) juga dapat dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA,
Bluetooth, UWB, Z-Wave dan ZigBee.
Teknologi
J Bluetooth PAN juga disebut piconet, dan terdiri dari
8 sampai perangkat aktif dalam hubungan tuan-budak (yang sangat besar jumlah
perangkat yang dapat dihubungkan pada “parkir” mode). Perangkat Bluetooth
pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat yang berkomunikasi dengan
slave master. J piconet biasanya memiliki jarak 10 meter, walaupun berkisar
hingga 100 meter dapat dijangkau di bawah keadaan ideal.
Inovasi baru dalam Bluetooth antena ada diizinkan
untuk perangkat ini sangat melebihi jangkauan untuk mereka yang pada awalnya
dirancang. Pada DEF CON 12, sekelompok hacker yang dikenal sebagai “Flexilis”
berhasil tersambung dua perangkat Bluetooth lebih dari setengah mil (800 m)
itu. Mereka menggunakan antena dengan lingkup dan antena Yagi, semua terpasang
ke senapan saham. J terpasang kabel antena ke Bluetooth kartu di komputer.
Mereka kemudian dinamakan antena “The BlueSniper.”. Skinplex, PAN teknologi
lain, transmit melalui capacitive dekat bidang kulit manusia. Skinplex dapat
mendeteksi dan berkomunikasi hingga satu meter dari tubuh manusia. Sudah
digunakan untuk kontrol akses untuk mengunci pintu dan kemacetan perlindungan
mobil di atap mobil.
Wireless PAN
J WPAN (wireless personal area network) adalah
jaringan area pribadi – untuk jaringan yang terpusat di sekitar perangkat
interconnecting perorangan dari kerja – di mana sambungan nirkabel. Umumnya,
personal area jaringan nirkabel menggunakan beberapa teknologi yang
memungkinkan komunikasi dalam waktu sekitar 10 meter – dengan kata lain, yang
sangat jarak dekat. Salah satu teknologi Bluetooth, yang digunakan sebagai
dasar untuk sebuah standar baru, IEEE 802,15.
J WPAN dapat melayani semua interkoneksi ke komputer
dan berkomunikasi biasa pada perangkat yang memiliki banyak orang di meja
mereka atau membawa mereka dengan hari ini – atau bisa melayani tujuan yang
lebih khusus seperti mengizinkan ahli bedah dan anggota tim lainnya untuk
berkomunikasi selama suatu operasi. Kunci konsep dalam teknologi WPAN dikenal
sebagai “plugging dalam”. Dalam skenario yang ideal, jika dua-WPAN dilengkapi
perangkat menjadi dekat (dalam beberapa meter dari satu sama lain) atau dalam
waktu beberapa kilometer dari server pusat, mereka dapat berkomunikasi
seakan-akan terhubung dengan kabel. Fitur penting lain adalah kemampuan
masing-masing untuk mengunci perangkat dari perangkat lain yang selektif, perlu
mencegah gangguan yang tidak sah atau akses informasi.
Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau
perangkat lain seperti handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless,
camera dan peralatan lain yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah
membentuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN
ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut.
Selain dihubungkn langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga
sering dibentuk dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau
WIFI.
Pengertian dari GUI
Diposting oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Pengertian dan
definisi dari GUI :
GUI (Graphical User Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau
komputer yang menggunakan menu grafis agar mempermudah para pengguna-nya untuk
berinteraksi dengan komputer atau sistem operasi.
Jadi, GUI merupakan antarmuka
pada sistem operasi komputer yang menggunakan menu grafis. Menu grafis ini
maksudnya terdapat tampilan yang lebih ditekankan untuk membuat sistem operasi
yang user-friendly agar para pengguna lebih nyaman menggunakan
komputer. Menu grafis itu ya seperti ada grafis-grafis atau gambar-gambar dan
tampilan yang tujuannya untuk memudahkan para pengguna menggunakan sistem
operasi.
Kelebihan/keutamaan dan kekurangan dari GUI :
Kelebihan
GUI :
1. Desain Grafis lebih menarik.
2. GUI memungkinkan user untuk berinteraksi dengan komputer secara lebih baik.
3. Memudahkan pengguna.
4. Menarik minat pengguna.
5. Resolusi gambar yang tinggi.
Kekurangan GUI :
1. Memakan memory yang sangat besar.
2. Bergantung pada perangkat keras.
3. Membutuhkan banyak tempat pada layar komputer.
4. Tidak fleksibel.
1. Desain Grafis lebih menarik.
2. GUI memungkinkan user untuk berinteraksi dengan komputer secara lebih baik.
3. Memudahkan pengguna.
4. Menarik minat pengguna.
5. Resolusi gambar yang tinggi.
Kekurangan GUI :
1. Memakan memory yang sangat besar.
2. Bergantung pada perangkat keras.
3. Membutuhkan banyak tempat pada layar komputer.
4. Tidak fleksibel.
Pengembangan applikasi
dengan GUI :
saat ini tengah dikembangkan sebuah solusi baru untuk membantu
pembangunan aplikasi GUI menggunakan PHP. Solusi baru tersebut adalah Klorofil
Platform. Klorofil Platform dibangun oleh suatu komunitas yang bernama Klorofil
Collaboration Project atau dikenal juga dengan nama Klorofil. Di dalam Klorofil
Platform terdapat sebuah GUI framework yang bernama gambArt. GUI framework
inilah yang dapat kita gunakan untuk membangun aplikasi GUI menggunakan PHP.
SISTEM BILANGAN
Diposting oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
2. Full Adder
Full adder adalag mengolah data penjumlahan 3 bit bilangan atau lebih (bit tidak terbatas), oleh karena itu dinamakan rangkaian penjumlah lengkap. Perhatikan tabel dibawah ini.
TUGAS SISTEM BILANGAN
SISTEM PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BINER PADA ALU
SISTEM OPERASI PADA ALU
SISTEM PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BINER PADA ALU
SISTEM OPERASI PADA ALU
Operasi aritmatika adalah operasi
penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND
dan OR. ALU melakukan operasi aritmatika
yang lainnya seperti pengurangan, dan pembagian dilakukan dengan
dasar penjumlahan. Sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk
melaksanakan operasi aritmatika ini disebut adder. ALU melakukan operasi
aritmatika dengan dasar pertambahan, sedang operasi aritmatika yang lainnya,
seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan dasar
penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk
melaksanakan operasi arithmatika.
TUGAS DAN FUNGSI ALU
Tugas dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika
sesuai dengan instruksi program. Operasi logika (logical operation) meliputi
perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu :
a. sama dengan (=)
b. tidak sama dengan (<>)
c. kurang dari (<)
d. kurang atau sama dengan dari (<=)
e. lebih besar dari (>)
f. lebih besar atau sama dengan dari (>=)
Arithmatic
Logical Unit (ALU) Juga Bertugas membentuk fungsi – fungsi pengolahan data
komputer. ALU sering disebut mesin bahasa (machine language) karena bagian ini
mengerjakan instruksi – instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya. ALU
terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang
masing – masing memiliki spesifikasi dan tugas tersendiri. Fungsi-fungsi yang
didefinisikan pada ALU adalah Add (penjumlahan),
Addu (penjumlahan tidak bertanda), Sub
(pengurangan), Subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor, sll
(shift left logical), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic),
dan lain-lain.
Arithmetic Logical Unit (ALU)
merupakan unit penalaran secara logic. ALU ini merupakan Sirkuit CPU
berkecepatan tinggi yang bertugas menghitung dan membandingkan. Angka-angka
dikirim dari memori ke ALU untuk dikalkulasi dan kemudian dikirim kembali ke
memori. Jika CPU diasumsikan sebagai otaknya komputer, maka ada suatu alat lain
di dalam CPU tersebut yang kenal dengan nama Arithmetic Logical
Unit (ALU), ALU inilah yang berfikir untuk menjalankan perintah yang
diberikan kepada CPU tersebut.
ALU sendiri merupakan suatu kesatuan alat
yang terdiri dari berbagai komponen perangkat elektronika termasuk di dalamnya
sekelompok transistor, yang dikenal dengan nama logic gate, dimana
logic gate ini berfungsi untuk melaksanakan perintah dasar matematika dan operasi
logika. Kumpulan susunan dari logic gate inilah yang dapat melakukan perintah
perhitungan matematika yang lebih komplit seperti perintah “add” untuk
menambahkan bilangan, atau “devide” atau pembagian dari suatu bilangan. Selain
perintah matematika yang lebih komplit, kumpulan dari logic gate ini juga mampu
untuk melaksanakan perintah yang berhubungan dengan logika, seperti hasil
perbandingan dua buah bilangan.
Instruksi yang dapat dilaksanakan oleh ALU disebut dengan instruction
set. Perintah yang ada pada masing-masing CPU belum tentu sama, terutama
CPU yang dibuat oleh pembuat yang berbeda, katakanlah misalnya perintah yang
dilaksanakan oleh CPU buatan Intel belum tentu sama dengan CPU yang
dibuat oleh Sun atau perusahaan pembuat mikroprosesor lainnya. Jika perintah
yang dijalankan oleh suatu CPU dengan CPU lainnya adalah sama, maka pada level
inilah suatu sistem dikatakan compatible. Sehingga sebuah program atau
perangkat lunak atau software yang dibuat berdasarkan perintah yang ada
pada Intel tidak akan bisa dijalankan untuk semua jenis prosesor,kecuali untuk
prosesor yang compatible dengannya.
Seperti halnya dalam bahasa yang digunakan oleh manusia,
instruction set ini juga memiliki aturan bahasa yang bisa saja berbeda satu
dengan lainnya. Bandingkanlah beda struktur bahasa Inggris dengan Indonesia,
atau dengan bahasa lainnya, begitu juga dengan instruction set yang ada pada
mesin, tergantung dimana lingkungan instruction set itu digunakan.
STRUKTUR
DAN CARA KERJA PADA ALU
ALU akan bekerja setelah mendapat perintah
dari Control Unit yang terletak pada processor. Contorl Unit akan memberi
perintah sesuai dengan komando yang tertulis(terdapat) pada register. Jika isi
register memberi perintah untuk melakukan proses penjumlahan, maka PC akan
menyuruh ALU untuk melakukan proses penjumlahan. Selain perintah, register pun
berisikan operand-operand. Setelah proses ALU selesai, hasil yang terbentuk
adalah sebuah register yang berisi hasil atau suatuperintah lainnya. Selain
register, ALU pun mengeluarkan suatu flag yang berfungsi untuk memberi tahu
kepada kita tentang kondisi suatu processor seperti apakah processor mengalami
overflow atau tidak.
ALU
(Arithmethic and Control Unit) adalah bagian dari CPU yang bertanggung jawab
dalam proses komputasi dan proses logika. Semua komponen pada CPU bekerja untuk
memberikan asupan kepada ALU sehingga bisa dikatakan bahwa ALU adalah inti dari
sebuah CPU. Perhitungan pada ALU adalah bentuk bilangan integer yang
direpresentasikan dengan bilangan biner. Namun, untuk saat ini, ALU dapat
mengerjakan bilangan floating point atau bilangan berkoma, tentu saja
dipresentasikan dengan bentuk bilangan biner. ALU mendapatkan data (operand,
operator, dan instruksi) yang akan disimpan dalam register. Kemudian data
tersebut diolah dengan aturan dan sistem tertentu berdasarkan perintah control
unit. Setelah proses ALU dikerjakan, output akan disimpan dalam register yang
dapat berupa sebuah data atau sebuah instruksi. Selain itu, bentuk output yang
dihasilkan oleh ALU berupa flag signal. Flag signal ini adalah penanda status
dari sebuah CPU. Bilangan Ineger Bilangan integer (bulat) tidak dikena oleh
komputer dengan basis 10. Agar komputer mengenal bilangan integer, maka para
ahli komputer mengkonversi basis 10 menjadi basis 2. Seperti kita ketahui,
bahwa bilangan berbasis 2 hanya terdiri atas 1 dan 0. Angka 1 dan 0
melambangkan bahwa 1 menyatakan adanya arus listrik dan 0 tidak ada arus
listrik. Namun, untuk bilangan negatif, computer tidak mengenal simbol (-).
Komputer hanya mengenal simbol 1 dan 0. Untuk mengenali bilangan negatif, maka
digunakan suatu metode yang disebut dengan Sign Magnitude Representation.
Metode ini menggunakan simbol 1 pada bagian paling kiri (most significant) bit.
Jika terdapat angka 18 = (00010010)b, maka -18 adalah (10010010)b. Akan tetapi,
penggunaan sign-magnitude memiliki 2 kelemahan. Yang pertama adalah terdaptnya
-0 pada sign magnitude[0=(00000000)b; -0=(10000000)b]. Seperti kita ketahui,
angka 0 tidak memiliki nilai negatif sehingga secara logika, sign-magnitude
tidak dapat melakukan perhitungan aritmatika secara matematis. Yang kedua
adalah, tidak adanya alat atau software satupun yang dapat mendeteksi suatu bit
bernilai satu atau nol karena sangat sulit untuk membuat alat seperti itu. Oleh
karena itu, penggunaan sign magnitude pada bilangan negatif tidak digunakan,
akan tetapi diganti dengan metode 2′s complement. Metode 2′s complement adalah
metode yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan negatif pada komputer.
Cara yang digunakan adalah dengan nilai terbesar dari biner dikurangin dengan
nilai yang ingin dicari negatifnya. Contohnya ketika ingin mencari nilai -18,
maka lakukan cara berikut:
1.
ubah angka 18 menjadi biner (00010010)b
2. karena
biner tersebut terdiri dari 8 bit, maka nilai maksimumnya adalah 11111111
3. kurangkan
nilai maksimum dengan biner 18 -> 11111111 – 00010010 = 11101101
4. kemudian, dengna sentuhan
terakhir, kita tambahkan satu -> 11101101 + 00000001 = 11101110
Dengan metode 2′s complement,
kedua masalah pada sign magnitude dapat diselesaikan dan komputer dapat
menjalankan. Namun, pada 2′s complement, nilai -128 pada biner 8 bit tidak
ditemukan karena akan terjadi irelevansi.
ADDER
Adder
merupakan rangkain ALU (Arithmetic and Logic Unit) yang
digunakan untuk menjumlahkan bilangan. Karena adder digunakan untuk memproses
operasi aritmatika, maka adder juga sering disebut rangkaian kombinasional
aritmatika. Ada 3 jenis Adder, yaitu:
1.
Rangkaian adder yang
hanya menjumlahkan dua bit disebut Half Adder.
2.
Rangkaian adder yang
hanya menjumlahkan tiga bit disebut Full Adder.
1. Half Adder.
Rangkain
half adder merupakan dasar bilangan biner yang masing-masing hanya terdiri dari
satu bit, oleh karena itu dinamakan penjumlah tak lengkap.
1.
Jika A=0 dan B=0
dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 0.
2.
Jika A=0 dan B=0
dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 1.
3.
Jika A=1 dan B=1
dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 0. Dengan nilai pindahan Cy (Carry Out) = 1.
Dengan demikian, half adder memiliki dua
masukan (A dan B), dan dua keluaran (S dan Cy).
|
A
|
B
|
S
|
Cy
|
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
0
|
1
|
1
|
0
|
|
1
|
0
|
1
|
0
|
|
1
|
1
|
0
|
1
|
Dari tabel diatas,
terlihat bahwa nilai logika dari Sum sama dengan nilai logika dari gerbang XOR,
sedangkan nilai logika Cy sama dengan gerbang logika AND. Dari tabel
diatas, dapat dibuat rangkaian half adder.
2. Full Adder
Full adder adalag mengolah data penjumlahan 3 bit bilangan atau lebih (bit tidak terbatas), oleh karena itu dinamakan rangkaian penjumlah lengkap. Perhatikan tabel dibawah ini.
|
A
|
B
|
C
|
S
|
Cy
|
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
3. Paralel Adder
Paralel
Adder adalah rangkaian Full Adder yang disusun secara paralel dan berfungsi
untuk menjumlahkan bilangan biner berapa pun bitnya, tergantung jumlah Full
Adder yang diparalelkan. Gambar dibawah ini menunjukan Paralel Adder yang
terdiri dari 4 buah Full Adder yang disusun paralel sehingga membentuk sebuah
penjumlahan 4 bit.
About Me
- Unknown

